oleh: Dobby F
Kita – orang-orang Indonesia ini – jujur saja, masih tertinggal jauh dengan negara-negara lain dalam dunia internet, kasarnya gaptek lah. Contoh paling gampang saja adalah dari jumlah penduduk yang mampu dan bisa mengakses internet.Sangat jauh. Mengejar Singapura – tetangga terdekat- saja perlu waktu lama agar kita bisa seperti mereka. Tapi tentunya kita tak harus terus meratapi nasib bangsa kita yang selalu “sial” ini. Banyak faktor memang yang mesti kita benahi, dan mudah-mudahan dengan – setidaknya – niat, kita bisa memulainya dengan membuat sebuah Blog.
Sebelum Blog mewabah seperti saat ini, kita rata-rata mengenal halaman internet dengan sebutan situs,sites,web,url,alamat internet dan berbagai istilah lainnya, baik yang benar atau mungkin istilah bikinan sendiri. Kemudian seiring perkembangan dunia internet sendiri, muncul istilah Blog.
Barang apa pula ini? apa bedanya dengan istilah sebelumnya? mungkin sebagian teman-teman kita yang jarang jalan-jalan di dunia maya masih bingung. Tak perlu dijelaskan di sini, sebab sudah sangat banyak sekali pakar-pakar membahas istilah itu, salah satunya di sini. Tak perlu dijelaskan juga karena dengan asumsi pembaca blog adalah orang-orang yang sebagian waktunya dihabiskan untuk menjelajah dunia “aneh” ini. Artinya dia sudah tahu dengan sendirinya, apa arti, maksud dan tujuan sebuah blog.
Posmetro Batam adalah sebuah surat kabar harian. Sebagian orang sudah mengenalnya, tapi pasti ada yang belum mengenalnya sama sekali. Surat kabar ini adalah salah satu anak perusahaan Jawa Pos. Posmetro adalah satu dari puluhan anak perusahaan media Jawa Pos yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Boleh dikatakan Jawa Pos memang yang mempelopori hadirnya surat kabar daerah di tengah-tengah kita. Posmetro Batam sendiri, adalah surat kabar harian yang terbit di pulau Batam, kepulauan Riau.
Memang, bagi sebagian orang “memandang sebelah mata” dengan koran-koran sejenis Posmetro ini. Banyak julukan jelek yang menimpa mereka. Dari koran kuning, koran kelas bawah, kelas kambing, koran untuk orang-orang miskin, tak terpelajar, atau mungkin tak beradab.Banyak sebab mengapa hal itu bisa terjadi. Tapi kita tentu tahu dan sadar tak semua penduduk Indonesia ini bisa, mampu, dan mau membaca koran sejenis “The Guardian”, “Times” atau pun “The Wall Street Journal” atau koran-koran hebat lainnya yang sangat “beradab” itu. Terlepas benar atau pun salah istilah itu tentulah dasar utama kami adalah untuk memberi informasi kepada seluruh orang-orang yang membacanya, agar orang-orang yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Setidaknya lebih banyak manfaatnya dari mudharatnya.
Mudah-mudahan dengan juga kehadiran kami (sementara) lewat blog (gratis) ini bisa setidaknya mulai bisa mengajak seseorang – pembaca koran Posmeto Batam – yang sebelumnya buta sama sekali dengan dunia internet untuk mulai mencoba sedikit membuka matanya.
Kata orang bijak “tak kenal maka tak sayang”.
wassalam
DIarsipkan di bawah: media





Horeee ada blog soal koran lagi! Saya link ya. Akhir Januari lalu saya ke Batam. Sayang sekali saya kehilangan kontak kamu, dan waktu itu emang buru-buru banget, gak sempet ngapa-ngapain. Ayo dong masukin Pos Metro Batam ke newseum.org.
makasih mas, mudah-mudahan gak macet lagi postingannya..hehe..ini baru mulai nyoba lagi, tapi masih make yang gratisan,niatnya mau kaya blog nya tempo, tapi blom kesampaian..:-(
Posmetro adanya di Newspagedesigner kalau di Newseum memang blum daftar, belum pede..heheee…