Insya Allah, kami yang terbesar oplahnya di Batam. Itu menurut data dan fakta ”kejujuran” yang ada di lapangan. Boleh saja, yang lain berpendapat lain.
Berapa? Ya, 20 ribuan bukan angka yang mustahil bagi kami setiap harinya. Bahkan di bulan Ramadan tahun 2006 lalu, bisa cetak 21 ribu. Fenomena yang aneh, di bulan puasa, warga Batam sekitarnya lebih suka baca koran berbau kriminal dan hukum ini.
Untuk penduduk Batam yang berjumlah 600 ribu, lalu di kota dan kabupaten se-Kepri lain katakanlah 300 ribuan, maka dengan oplah 20 ribu, kami sudah merasa yang terbesar oplahnya. Tapi tetap belum puas, kami punya cita-cita lain; mengejar 25 ribuan. Tolong doakan.
*yang nulis, di boks redaksi tertulis Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan
DIarsipkan di bawah: media






ah masak sih yang terbesar? katanya sekarang saudara pos metro yang terbesar di batam, walaupun sorry ya bang ade, kalo penelitian saya terakhir bulan maret koran terbesar oplahnya di batam sekarang ini,
1. Tribun Batam.
2. Pos Metro batam.
3. Batam Pos
sorry kalo salah ya, dan kok sering ya pos metro ilang di pasar, yang katanya di borong pihak – pihak yang dijadiin berita,
strategi pemasaran baru ya
peace
Ada banyak cara mengukur kekuatan koran di pasar. Ada yang menghitung jumlah pembaca. Ada yang menghitung jumlah koran terdistribusi. Banyak metode bisa dipakai. Plus asumsi-asumsinya. Mana yang akurat? Ya, tergantung metode dan asumsinya, dong. Juga tujuan penelitian itu, yang kadang membuat penelitiannya jadi tidak obyektif.
Dan yang seringkali hanya diketehui orang koran sendiri adalah “jumlah koran dicetak”, juga berapa koran yang kembali ke gudang. Lembaga survei biasanya tak tertarik pada angka ini. Kenapa? Sebab bisa saja koran dicetak 100.000 tapi cuma separonya yang diedarkan. Bisa saja, meskipun itu sangat sia-sia.
Menarik sekali bila Anda memaparkan metode dan penelitian Anda itu, serta untuk keperluan apa penelitian itu dilakukan. Posmetro hilang sering hilang di pasar? Berarti laku. Anda kehabisan. Itu saja penjelasannya kami.
Terima kasih atas perhatiannya kepada Posmetro dan sudah berkunjung ke blog ini. Peace.
Hasan Aspahani
Kartunis ^_^ merangkap Pempred Posmetro